Langsung ke konten utama

Postingan

KONSEP DASAR PATON DAN LITTLETON

Konsep dasar merupakan konsep yang berlaku secara umum sebagai dasar dalam penalaran dan perekayasaan laporan keuangan. Sebenarnya, konsep dasar ini bisa disebut dengan berbagai nama seperti Postulat, Asumsi Dasar, Sifat Dasar, Prinsip Mendasar/umum, dan lain sebagainya. Selain itu, konsep dasar memiliki beberapa sumber seperti dari IAI/ASC, Paul Grady, Accounting Principles Board (APB), Paton dan Littleton, dan lain sebagainya. Menurut sudut pandang Paton dan Littleton konsep dasar akuntansi ada tujuh diantaranya entitas bisnis atau kesatuan usaha (business entity) , kontinuitas usaha ( continuity of activity) , penghargaan sepakatan (measured consideration) , kos melekat (cost attach) , upaya dan hasil/capaian (effort and accomplishment) , bukti terverifikasi dan objektif (verifiable, objective evidence), dan asumsi (assumption) . Entitas bisnis atau kesatuan usaha (business entity), didalam konsep ini ditekankan bahwa dalam suatu perusahaan seorang pemilik harus bisa memisa...

RERANGKA PELAPORAN KEUANGAN

Kerangka merupakan prinsip dasar. Didalam dunia akuntansi terdapat istilah rerangka pelaporan keuangan. Lalu, apakah kerangka dan rerangka memiliki makna yang sama? Sebenarnya kedua istilah ini memiliki makna yang sama haya saja istilah kerangka digunakan untuk prinsip dasar yang terlihat contohnya kerangka tulang-belulang, kerangka layang-layang dan lain sebagainya. Sedangka rerangka digunakan untuk prinsip dasar yang bersifat abstrak contohnya pada rerangka pelaporan keuangan. Sebagai dasar rerangka pelaporan keuangan terlebih dahulu kita harus memahami bahwa tujuan utama akuntansi yaitu untuk menyediakan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan maka dari itu dalam rerangka pelaporan keuangan terdapat Recognition and Measurement Concept , konsep ini dibagi menjadi tiga bagian yang pertama tujuan, cara untuk mencapai tujuan itu sendiri, dan harus melalui apa cara itu bisa berjalan guna tercapainya tujuan. Tujuan dibuat rerangka pelaporan keuangan diharapkan p...

ANALISIS LAPORAN LABA RUGI

RERANGKA KONSEPTUAL PEREKAYASAAN PELAPORAN KEUANGAN

Istilah perekayasaan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kita. Namun, sudahkah kita tahu apa arti perekayasaan? Apakah perekayasaan hanya untuk yang bersifat negatif saja? Menurut KBBI perekayasaan merupakan proses, cara, perbuatan merekayasa yang bisa diartikan juga melakukan penerapan-penerapan ilmu seperti perancangan, pembuatan, konstruksi, serta pengoprasian kerangka, peralatan, dan sistem yang ekonomis dan efisien. Walaupun masyarakat kita banyak yang menggunakan istilah merekayasa sebagai arti yang negatif namun berdasarkan pengertian tersebut ternyata jelas istilah tersebut tidak hanya untuk yang bersifat negatif . Dalam dunia akuntansi terdapat istilah perekayasaan pelaporan keuangan. Istilah perekayasaan pelaporan keuangan tidak muncul dengan sendirinya hal ini didasari dengan tujuan awal akuntansi itu sendiri yaitu menyajikan laporan keuangan agar user memahami informasi yang ingin disampaikan oleh akuntan sebagaimana akuntansi ditinjau sebagai teknologi, bisa mengha...

AKUNTANSI DAN MORAL UNTUK BANGSA DAN NEGARA

AKUNTANSI DAN MORAL  UNTUK BANGSA DAN NEGARA  Apa yang terlintas dipikiran kita saat mendengar istilah ‘Akuntansi’? Sebagian besar masyarakat kita saat mendengar istilah itu berpikir bahwa akuntansi adalah angka, hitung menghitung, dan uang. Padahal pada kenyataannya akuntansi tidak terfokus pada ketiga hal itu saja, banyak hal lain yang bisa mengartikan istilah tersebut. Apabila dikaji lebih dalam Akuntansi bisa diartikan sebagai seni, sains, dan teknologi. Akuntansi adalah seni, maksudnya dalam proses pengerjaan akuntansi seorang akuntan memerlukan perasaan, intuisi, pengalaman, bakat, dan pertimbangan yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Akuntansi adalah sains, maksudnya sebagai akuntan kita harus bisa menguji kebenaran hal-hal yang terjadi. Akuntansi adalah teknologi, maksudnya akuntansi harus bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat seperti informasi yang disajikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan yang nantinya informasi tersebut bisa dijadi...

Soal & Pembahasan PPh Pasal 23

1.       PT. ABC membayar jasa maklon kepada CV. Sejahtera sebesar Rp 30.000.000, (Diasumsikan kedua perusahaan memiliki NPWP) Pertanyaan: a.        Berapakah PPh Pasal 23 yang dipotong oleh PT. ABC? b.       Buatlah Jurnal atas transaksi di atas? Jawab: a.        PPh Pasal 23 = 2% x Rp. 30.000.000 = Rp. 600.000 b.       Jurnal Jurnal CV Sejahtera Kas                                          Rp. 30.000.000             Pendapatan Jasa                          ...

MIND MAP AKUNTANSI PERPAJAKAN (PPN & PPnBM)